Pada postingan ini saya akan memberikan tips tentang cara sharing file dengan samba pada Slackware.
Berikut ini adalah langkah-langkahnya :
- Setting IP address server (PC1):
# ifconfig eth0 192.168.1.1
- Setting IP address client (PC2):
# ifconfig eth0 192.168.1.2
- Atur gateway (PC2):
# route add default gw 192.168.1.1
- Setting konfigurasi samba pada /etc/samba/smb.conf
# workgroup = NT-Domain-Name or Workgroup-Name, eg: LINUX2
workgroup = SLACKWARE
# Security mode. Defines in which mode Samba will operate. Possible
# values are share, user, server, domain and ads. Most people will want
# user level security. See the Samba-HOWTO-Collection for details.
security = user
# Configure Samba to use multiple interfaces
# If you have multiple network interfaces then you must list them
# here. See the man page for details.
; interfaces = 192.168.1.2/24 192.168.1.2/24Pertama yang saya rubah adalah workgrubnya secara default MYGROUP. Yang kedua adalah securitynya ini akan memberikan pengamanan jadi yang bisa membuka file sharingnya hanyalah orang-orang yang tau nama user beserta passwordnya. Dan yang ketiga adalah settingan network yang akan saya sharing dengan IP 192.168.1.2/24. Karena komputer server berIP 192.168.1.1 maka saya tidak perlu mendapatkan file yang di sharing.
#============================ Share Definitions ==============================
[homes]
# comment = Home Directories
# browseable = no
# writable = yesSecara default tidak diberikan koment # . Saya berikan koment # karena jika tidak diberi # nantinya client dapat membuka directory home server dan tanpa password.
[FileSharing]
path = /home/user
available = yes
valid users = root
browseable = yes
public = yes
writable = yesPada bagian akhir tambahkan konfigurasi baru.
[ultrametal] ==> menjadi nama folder sharenya.
Path ==.> directory yang akan di sharing .
availabel ==> untuk menampilkan.
valid users ==>user yang sah untuk mengakses.
browsable ==> dapatmelihat lihat.
Public ==> dapat dilihat oleh umum.
writable ==>.dapat di edit edit dalamnya. - Setelah konfigurasi selesai aktifkan services samba nya:
# /etc/rc.d/rc.samba start
- Untuk mengetes apakah samba nya sudah berjalan
# testparm
Untuk memberi password pada samba, agar tidak ada yang masuk tanpa password
# smbpasswd -a root
Masukkan password sesuka hati anda. -a root berguna untuk mengeset password samba pada user root.
Jika tidak terjadi kesalahan maka samba sudah dapat dijalankan.
Untuk melihat directory yang dishare bisa dengan menggunakan perintah :
# smbclient -L //[ip-server]
Untuk menggunakan antar LAN, dapat dijalankan dengan manual, dengan mengetikkan perintah :
# mount -t smbfs //[ip-server]/[namesambashare] [mountpoint]
